• Sambutan Hari Asyura tahun 1436 H
    Sambutan Hari Asyura tahun 1436 H
    Sambutan Hari Asyura tahun 1436 H

    Sambutan Sultan Banjar   Pada Acara Hari Asyura Milad Ke-510 Kesultanan Banjar Senin, 3 Nopember 2014/10 Muharram 1436 H
    Lanjutkan Membaca...

  • Pidato Sultan Milad ke-510
    Pidato Sultan Milad ke-510
    Pidato Sultan Milad ke-510

    PIDATO TAHUNAN MILAD SULTAN HAJI KHAIRUL SALEH AL MU’TASHIM BILLAH PADA MILAD 510 KESULTANAN BANJAR   ASSALAMUALAIKUM WR.WB  
    Lanjutkan Membaca...

  • Menguak Peranan Sultan Hidayatullah
    Menguak Peranan Sultan Hidayatullah
    Menguak Peranan Sultan Hidayatullah

    SEKAPUR SIRIH SULTAN HAJI KHAIRUL SALEH AL MU’TASHIM BILLAH     Assalamu’ alaikum wr.wb.   Sebelumnya dengan segala ketulusan
    Lanjutkan Membaca...

Sultan Hadiri Malam Grand Final Nanang Galuh 2015

  Sultan Haji Khairul Saleh Hadiri Malam Grand Final Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2015   Pada malam yang cerah dan berbahagia Yang Mulia Sultan Haji Khairul Saleh beserta Permaisuri berkenan menghadiri acara malam Grand Final Pemilihan Nanang dan Galuh Kabupaten Banjar 2015. Acara tahun ini sengaja dibuat berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya dari segi tempat

Lanjutkan Membaca...
Sejarah Banua Lawas

  Sejarah Mesjid Pusaka dan Perjuangan Penghulu Rasyid di Banua Lawas Ditulis oleh: Dharma Setyawan, S.Pd (Pengajar Sejarah SMAN 1 Paringin) Disampaikan pada Acara Ceramah Permuseuman, Sejarah dan Kebudayaan di Kec. Kelua, Kab. Tabalong, Tanggal 22 Nopember 2014     RIWAYAT SINGKAT   Jauh sebelum tersentuhnya dakwah Islam di Banua Lawas (Banua Usang istilah Suku

Lanjutkan Membaca...
Perjuangan Penghulu Rasyid

  Sejarah Perjuangan Penghulu Rasyid di Banua Lawas Ditulis oleh: Dharma Setyawan, S.Pd (Pengajar Sejarah SMAN 1 Paringin)   Riwayat Singkat Penghulu artinya Pemimpin Keagamaan (Pimpinan Spritual) bernama Rasyid, ayah beliau bernama Ma’ali dan ibunya bernama Imur dan Kakaknya bernama Andi bin Kulah dan masih satu keturunan dengan Lambung Mangkurat, yaitu berasal dari keturunan Srilangka.

Lanjutkan Membaca...
Wadai Banjar: Cucur Putih

  Wadai Banjar 41: Cucur Putih   Wadai Cucur putih adalah pasangan dari wadai Cucur habang, pembuatan cucur putih hanyalah masalah gula yang digunakan bahan dan cara pembuatannya sama. Untuk membuat warna putih digunakan gula pasir putih. Begitu pula jika ingin melengkapinya dengan cucur kuning ditambah dengan air kunyit atau kesumba kuning.   Bahan yang

Lanjutkan Membaca...
Wadai Banjar: Cucur Habang

  Wadai Banjar 41: Cucur Habang   Jenis wadai Cucur ini termasuk wadai Banjar yang tua juga, dimana-mana ada orang yang menjual wadai Banjar Cucur ini bahkan sampai ke Mekkah dan Madinah dibawa oleh perantauan suku Banjar. Jika ingin membuat wadai Cucur ini yang harus disediakan adalah:   • Tepung beras 1/2 kg • Tepung

Lanjutkan Membaca...
Sultan Terima Penghargaan Bidang Penanggulangan Bencana 2015

  SULTAN HAJI KHAIRUL SALEH MERAIH PENGHARGAAN BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA TAHUN 2015   Komitmen kuat Sultan H Khairul Saleh untuk terus menanggulangi bencana dengan langkah nyata, menuai prestasi nasional yang sangat fenomenal. Betapa tidak, setelah sukses memborong prestasi nasional yang lalu, dimana pemerintah pusat menobatkan BPBD Kabupaten Banjar yang menjadi binaan Ketua ICMI Orwil Kalsel tersebut

Lanjutkan Membaca...
Wayang Kulit Banjar Di Tengah Arus Global

  Wayang Kulit Banjar di Tengah Arus Global   Datu Mangku Adat H Syarifuddin R   Sekarang ini belum ada buku atau tulisan yang khusus mengungkapkan tentang Wayang Kulit Banjar. Asal usul wayang kulit Banjar hanya disebutkan secara sekilas untuk menyatakan pernah ada dan berkembang bersama dengan seni lainnya. Di dalam buku Urang Banjar dan

Lanjutkan Membaca...
Wadai Banjar : Cincin

  Wadai Banjar : Cincin   Cincin adalah bagian dari wadai Banjar 41 macam yang sampai sekarang masih diproduksi dan dikonsumsi orang Banjar. Pengolahan wadai ini menggunakan bahan tepung beras, pisang kapas matang, gula merah, sedikit garam dan minyak goreng. Yang harus disediakan adalah: Tepung beras yang asli 1/2 kg Pisang kapas yang matong 5

Lanjutkan Membaca...
Wadai Banjar : Cingkaruk Putih

  Wadai Banjar : Cingkaruk Putih   Untuk membuat cangkaruk putih bahan dan caranya sama dengan pengolahan cangkaruk habang, kecuali gulanya yang membedakan yaitu dengan gula putih. Sebenarnya cangkaruk putih ini lebih pada pengalaman dan pengetahuan masyarakat pendukungnya, karena warna putih tidak terlihat jelas. Artinya habang dan putih adalah kebiasaan yang berlaku pada sajian wadai

Lanjutkan Membaca...
Wadai Banjar : Cingkaruk Habang

  Wadai Banjar : Cingkaruk Habang   Wadai cingkaruk atau biasa juga disebut cangkaruk untuk logat Banjar lainnya, adalah jenis wadai yang termasuk dalam wadai 41 macam. Pengolahan wadai cangkaruk ini bahannya dari beras ketan, serutan gula merah dan kelapa muda parut. Wadai Cingkaruk Habang termasuk wadai kering. Kalau ingin membuat wadai cingkaruk. maka yang

Lanjutkan Membaca...