• Menguak Peranan Sultan Hidayatullah
    Menguak Peranan Sultan Hidayatullah
    Menguak Peranan Sultan Hidayatullah

    SEKAPUR SIRIH SULTAN HAJI KHAIRUL SALEH AL MU’TASHIM BILLAH     Assalamu’ alaikum wr.wb.   Sebelumnya dengan segala ketulusan
    Lanjutkan Membaca...

  • Mamanda Sebuah Teater Tradisi
    Mamanda Sebuah Teater Tradisi
    Mamanda Sebuah Teater Tradisi

    Sekapur Sirih Sultan Haji Khairul Salleh Al Mu’tashim Billah     Assalamu alaikum wr.wb.   Harus kita akui Teater
    Lanjutkan Membaca...

  • Banjar Negeri Harum 1001 Gurindam
    Banjar Negeri Harum 1001 Gurindam
    Banjar Negeri Harum 1001 Gurindam

    Sekapur Sirih Sultan Haji Khairul Salleh Al Mu’tashim Billah   Assalamu alaikum wr.wb.   Ulun menyambut baik buku karya
    Lanjutkan Membaca...

Tema Milad ke-510 Kesultanan Banjar

    Milad ke -510 Kesultanan Banjar. Dengan tema:    Mengabadikan Kearifan Adat, Menjunjung Kesempurnaan Syariat    

Lanjutkan Membaca...
Birokrasi Pemerintahan Kerajaan Negaradipa/Negaradaha

  Raja mempunyai kedudukan yang dianggap keramat, akan tetapi ia memerlukan aparat sebagai penghubung antara ia dan rakyat. Aparat yang menduduki birokrasi Negara Dipa dan Daha disebut dengan birokrasi patrimonial. Aparat birokrasi terdiri dari orang-orang yang mempunyai hubungan pribadi atau kerabat dengan raja (personal links). Mereka diangkat dan diberhentikan serta diberi gelar yang memiliki tuah

Lanjutkan Membaca...
Kedudukan dan Kekuasaan Raja

  Kedudukan dan Kekuasaan Raja   Dikutip dari buku Sejarah Banjar, terbitan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.       Dalam struktur politik pemerintahan negara tradisional, raja adalah titik pusat kekuasaan. Raja sebagai pemegang jabatan tertinggi dalam hierarki kerajaan, mempunyai kekuasaan yang sangat besar. Hal ini terlihat dengan terdapatnya atribut-atribut kerajaan atau

Lanjutkan Membaca...
Kliping Berita Kesultanan: Hadiah Khusus Untuk Sultan

Lanjutkan Membaca...
Kliping Berita Kesultanan : Sepakat Bentuk Kerapatan Borneo

Lanjutkan Membaca...
Manaqib Sultan Adam Al-Watsiq Billah

MANAQIB SULTAN ADAM AL-WATSIQ BILLAH Dibaca pada Haul ke 148 Sultan Adam Al-Watsiq Billah Senin 12 Rabiul Awal 1422/ 4 Juni 2001 Tim Penyusun: Sultan Haji Khairul Saleh Al Mu’tashim Billah H Gusti Shuria Roem Abu Daudi Gusti Aminullah   Majelis Haul yang berbahagia ! Sultan Adam Al-Watsiq Billah bin Sultan Sulaiman Rahmatullah bin Sultan

Lanjutkan Membaca...
Datu Mangku Adat H M Syamsiar Seman

  Datu Mangku Adat H M Syamsiar Seman dilahirkan di Barabai, 1 April 1936. Pernah menjadi guru SR Negeri sampai kepala sekolah merangkap Kepala SMP Swasta (1960). Pegawai kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (1963-1974), pejabat eselon III BKKBN Provinsi Kalsel hingga pensiun pada tahun 1992.   Selain itu beliau juga mengajar sebagai dosen di Fakultas

Lanjutkan Membaca...
Sejarah Kesultanan Banjar Dalam Perspektif Kebudayaan Banjar

  SEJARAH KESULTANAN BANJAR DALAM  PERSPEKTIF KEBUDAYAAN BANJAR Oleh H PANGERAN SURYASARI RAHMATILLAH   Pengantar             Sebagai pengantar kami  atas nama  Kesultanan Banjar mengucapkan terima kasih kepada panitia atas kepercayaan untuk turut berbagi pikiran dan pengetahuan tentang sejarah dan kebudayaan Banjar.   Selama ini kita semua mafhum bahwa berbicara soal Banjar atau Kesultanan Banjar lebih

Lanjutkan Membaca...
Mengangkat Darjah, Meraih Tuah

  Mengangkat Darjah, Meraih Tuah   Oleh: Datu Cendikia Hikmadiraja Taufik Arbain   Kerugian besar yang dialami masyarakat pasca dihapuskannya Kerajaan Banjar berpengaruh terhadap tiga aspek penting yaitu politis, sosiologis dan budaya. Politis ini ditandai dengan melemahnya indentitas sebagai Suku Banjar, Bangsa Banjar dan Urang Banjar. Kita patut bersyukur di masa kolonial tersebut masih ada

Lanjutkan Membaca...
Kesultanan Adalah Simbol Pemersatu

  Kesultanan adalah Simbol Pemersatu     Petuah oleh : Pangeran H Rusdi Effendi AR     Sebuah bangsa akan dikenal dan dihormati pada saat bangsa tersebut mempunyai karakter dan identitas sebagai bagian dari konstruksi integritas. Karakter atau identitas bangsa satu dengan lainnya dibangun sejak awal, bukan mengada secara tiba-tiba atau dipaksakan untuk diadakan. Sejarah,

Lanjutkan Membaca...
Menuju Milad ke-510. "Mengabadikan Kearifan Adat, Menjunjung Kesempurnaan Syariat" 3 Hari 9 Jam 27 Menit 46 Detik
Jadwal